PT. LINKAR INDONESIA CENDEKIA
Jakarta, Indonesia.
Send Your Mail At
info@loop-indonesia.com
Agustus 29, 2019 , Blog
Financial Coaching

Apa yang terbayang di dalam pikiran Anda ketika mendengar kata “coach” dan “coaching”?Apalagi digabung dengan kata “financial”. Pada umumnya kita mengenal coach itu pelatih seperti coach bola, coach vocal, coach aerobic dan coach renang serta masih banyak lagi. Kalau financial atau keuangan terkait dengan uang, belanja, harga, konsumsi, produksi dan investasi. Hal ini kadang diabaikan dimana coaching memiliki makna yang lebih dalam lagi dan coaching tidak hanya tentang karir, kesehatan, olahraga, serta seni tetapi coaching juga dapat digunakan dalam dunia keuangan. 


Coaching sebagai bentuk kemitran bersama klien (coachee), untuk memaksimalkan potensi pribadi dan professional yang dimilikinya dengan proses yang menstimulasi dan mengeksplorasi pemikiran dan proses kreatif – (International Coach Federation – ICF). 


Financial atau finance (keuangan) (Wikipedia) adalah mempelajari bagaimana cara mengetahui berbisnis individu, meningkatkan organisasi, mengalokasi, menggunakan sumber daya moneter dengan sejalannya waktu, dan juga menghitung risiko dalam menjalankan proyeknya. Istilah keuangan berarti:  


  • Ilmu keuangan dan aset lainnya
  • Manajemen aset tersebut
  • Menghitung dan mengatur risiko proyek


Keuangan dalam pengelolaannya yaitu memahami dengan baik potensi yang dimiliki oleh individu atau perusahaan untuk memberikan keuntungan. Erat kaitannya dengan coaching yaitu memaksimalkan potensi dan menstimulasi serta mengeksplorasi untuk mendapatkan hasil yang optimal.  


Dalam financial coaching terdapat proses perencanaan yang meliputi penentuan tujuan, prioritas, serta tujuan finansial seseorang atau perusahaan, lalu dengan mempelajari kondisi, risiko, gaya hidup atau trend perusahaan, serta penghasilannya saat ini, merancang sebuah rencana yang realistis untuk mencapai tujuan tersebut. 


Jadi Financial Coaching membantu klien (coachee) seperti halnya proses coaching pada umumnya, yaitu: 

  1. Membantu Coachee untuk menetapkan tujuan,  Ini harus dibicarakan dari awal pertemuan, agar dalam setiap proses coaching dapat terukur tingkat pencapaiannya.
  2. Mengatur dan mengelola keuangan secara tepat, Tujuan yang wajib ditentukan oleh klien/coachee, financial coach hanya bertugas untuk membantu menemukan solusi atau pilihan yang tepat. Financial coach akan bertanya secara detail terkait keuangan coachee.
  3. Memantau rencana keuangan, Ini yang harus dijalani oleh klien, setelah melakukan perjanjian dan rencana keuangan bersama. Dengan kata lain, mulai dari pemasukan hingga pengeluaran akan secara langsung dimonitor.
  4. Menggali potensi solusi terhadap setiap hal yang dihadapi Coachee Rencana terkadang meleset dari harapan. Namun, Coachee tidak perlu khawatir karena sudah menjadi tugas dari financial coach untuk membantu dalam menemukan jalan keluar.

Keberadaan financial coach memang sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat mengelola keuangannya dengan baik. Diharapkan Financial Coach akan bertugas membantu pengelolaan keuangan dengan baik dan benar. Setelah coachee menemukan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan, diharapkan dapat lebih bijak dalam mengahadapi problem keuangan.(*FA) 


Artikel karya


Fauzan Abdillah, LCPC
Training Development

Pt Bosawa Berlian Motor

Latest Blog

Spesialisasi Coaching - Education Coach | Coaching Di Lembaga Pendidikan
Kelembagaan pendidikan melakukan coaching kepada staff pendidik dan tenaga kependidikan guna mendapatkan kinerja yang lebi...
Meningkatkan Kinerja Karyawan Dengan Coaching
Coaching adalah suatu mekanisme yang dapat membantu usaha perubahan budaya perusahaan untuk menjamin tercapainya tujuan pe...
Community Service  Universitas Pembangunan Jaya
Istilah coaching masih sangat awam di dengar oleh masyarakat Indonesia terutama generasi millenials yang selalu ingin serb...